Keunikan Betawi yang Bisa Anda Temukan Saat Berkunjung ke Setu Babakan

Keunikan Betawi yang Bisa Anda Temukan Saat Berkunjung ke Setu Babakan

Betawi adalah budaya yang sangat kaya dan unik. Pengaruh asing juga terlihat dalam budaya ini, seperti pengaruh Portugis dan Cina pada musik dan tarian mereka. Dan jika Anda ingin melihat semua keindahan itu selama berada di Jakarta, Anda bisa menemukannya dengan mudah di Setu Babakan.

1. Ritual Khusus: Palang Pintu

Palang Pintu adalah ritual Betawi yang diadakan untuk menghormati keluarga mempelai wanita di hari pernikahan. Ini adalah ritual untuk menguji seberapa kuat calon pengantin pria dalam seni bela diri, khususnya Pencak Silat. Calon pengantin pria harus melakukan teknik seni bela diri untuk memastikan keluarga pengantin wanita bahwa ia mampu melindungi istri dan keluarga masa depannya. Calon mempelai pria juga diharapkan memiliki kemampuan yang baik dalam membaca dan mengaji untuk membuktikan bahwa ia bisa menjadi pemimpin agama di Keluarga.

2. Tarian: Tari Yapong, Tari Lenong, Tari Lenggang Nyai, Tari Ngarojeng

4 tarian tradisional Jakarta ini merupakan bagian dari budaya Betawi. Untuk tari yapong atau tari yapong biasanya dipentaskan dalam rangka hari jadi kota jakarta. Dalam tarian Lenggang Nyai, mereka menggunakan latar musik Gambang Kromong dan mengenakan kostum merah cerah serta penutup kepala untuk penampilan mereka. Ini menunjukkan sedikit pengaruh Cina dalam bentuk seni slot joker itu. Begitu juga dengan tarian lainnya. Anda akan melihat keindahan budaya Betawi melalui tarian tersebut.

3. Musikal: Tanjidor, Marawis, Gambang Kromong

Tanjidor adalah sejenis orkes Betawi yang menggunakan alat musik Barat, khususnya alat musik tiup. Marawis adalah orkes musik dengan alat musik tabuh, kebanyakan Rebana, Flat Board, dan Hadir, sebagai alat musik utamanya. Dan Gambang Kromong adalah musik asli Betawi. Di sini mereka juga memainkan alat musik Gamelan yang dicampur dengan alat musik Barat dan Cina. Namun saat ini, sangat jarang ditemukan orang yang masih bisa memainkan musik seperti itu. Dan jika Anda ingin mendengar dan menontonnya, Anda bisa datang ke Setu Babakan!

4. Ikon Betawi: Ondel Ondel

Ondel Ondel adalah tokoh wayang besar yang ditampilkan dalam pertunjukan rakyat Betawi di Jakarta. Ini digunakan untuk memeriahkan festival atau untuk menyambut tamu kehormatan, biasanya berpasangan. Dan ini adalah salah satu dari sedikit pertunjukan rakyat Indonesia yang bertahan dari modernisasi dan masih rutin dipentaskan. Iringan musik untuk pertunjukan Ondel Ondel bervariasi menurut wilayah, acara dan kelompok pertunjukan. Dan ya, itu adalah ikon budaya Jakarta dan Betawi!

5. Warisan Seni Bela Diri: Silat Beksi

Silat Beksi menggabungkan budaya Tionghoa dan Betawi. Dikembangkan oleh Lie Cheng Oek, pria keturunan Tionghoa yang pernah tinggal di Tangerang, Banten. Kata ‘Beksi’ awalnya berasal dari bahasa Cina dan berarti ’empat pertahanan’. Ini adalah pertarungan seluruh tubuh dari menggabungkan serangan, bergulat dan melempar selain persenjataan. Seni bela diri ini dipraktekkan tidak hanya untuk pertahanan fisik tetapi juga untuk tujuan psikologis.

6. Detail Tradisional: Kembang Kelapa, Batik Betawi, Rante Kuku

Kembang Kelapa, Batik Betawi, dan Rante Kuku adalah pakaian, ornamen, dan aksesoris adat orang Betawi. Biasanya digunakan dalam acara formal atau seremonial. Tapi untuk Batik Betawi, mereka juga memakainya dalam keseharian mereka. Sedangkan Kembang Kelapa adalah ornamen untuk dekorasi interior, dan Rante Kuku sebagai aksesoris untuk membuat pakaian lebih pantas dan bergaya. Jika Anda ingin menemukannya selama di Jakarta, pergilah ke Setu Babakan dan Anda akan melihat banyak hal itu.

7. Rumah Adat: Rumah Kandang, Rumah Kebaya, Rumah Joglo

Tempat wisata ini menawarkan masakan tradisional Palembang terbaik. Menggunakan ikan segar, Anda akan merasakan lezatnya makanan apa pun yang Anda pesan. Areanya cukup besar dan memiliki pilihan tempat duduk outdoor dan indoor. Dan selama berada di sini, jangan lupa untuk mencicipi Pindang Udang dan Ikan Patin Pindangnya, lalu tutup dengan dessert srikaya. Kata orang kalau belum pernah ke sini, berarti belum pernah mencoba cita rasa Palembang yang sebenarnya. Penuhi rasa penasaran Anda tentang masakan Palembang di restoran ini!

8. Minuman Menyegarkan: Bir Pletok, Es Potong, Es Duren, Es Selendang Mayang

Bir Pletok adalah minuman tradisional Betawi non-alkohol yang terbuat dari jahe. Tujuannya adalah untuk memberikan kehangatan pada tubuh Anda setelah Anda meminumnya. Es Selendang Mayang terbuat dari tepung sagu dan tepung beras yang berbentuk cake dan bertekstur jelly, serta disajikan dengan santan dan es batu. Es Potong pada dasarnya adalah es krim pop ketan khas Betawi yang memiliki beragam rasa, sedangkan Es Duren adalah dessert dingin yang memiliki rasa Durian. Dan kamu bisa mencoba semua minuman Betawi yang enak di Setu Babakan!